200+ Titik Sejarah Pulau Jawa

200+ Titik Sejarah Pulau Jawa

Person walking through an ancient stone temple amid tropical greenery and mountains
A lone visitor explores an ancient stone temple surrounded by tropical greenery and misty mountains.

Banten

  1. Kawasan Banten Lama (Serang) — bekas ibu kota Kesultanan Banten abad ke-16
  2. Masjid Agung Banten — menara rancangan arsitek Tionghoa, atap tumpang lima
  3. Keraton Surosowan — reruntuhan istana yang dihancurkan Daendels
  4. Keraton Kaibon — istana ibunda sultan, gerbang bersayap khas
  5. Benteng Speelwijk & Vihara Avalokitesvara — benteng VOC bersebelahan kelenteng tua
  6. Danau Tasikardi — waduk buatan kesultanan dengan pulau di tengah
  7. Situs Banten Girang — pemukiman pra-Islam Banten
  8. Pelabuhan Karangantu — pelabuhan internasional abad ke-16 yang kini pelabuhan nelayan
  9. Mercusuar Cikoneng, Anyer — titik nol Jalan Raya Pos Anyer–Panarukan (Daendels)
  10. Masjid Caringin (Pandeglang) — masjid tua pesisir peninggalan ulama Banten

DKI Jakarta

  1. Kota Tua & Museum Fatahillah — balai kota Batavia, alun-alun eksekusi
  2. Museum Bank Indonesia & Museum Bank Mandiri — sejarah finansial kolonial
  3. Toko Merah — rumah saudagar VOC abad ke-18
  4. Jembatan Kota Intan — jembatan gantung Belanda tersisa
  5. Pelabuhan Sunda Kelapa — kapal pinisi masih bongkar muat sampai hari ini
  6. Museum Bahari & Menara Syahbandar — gudang rempah VOC
  7. Masjid Luar Batang — kampung dan makam Habib Husein, ziarah pesisir
  8. Gereja Sion — gereja tertua Jakarta (1695), jemaat awal kaum Mardijker
  9. Glodok & Vihara Dharma Bhakti — pecinan tertua, saksi tragedi 1740 dan 1998
  10. Candra Naya — rumah mayor Tionghoa terjepit di antara apartemen modern
  11. Pekojan — kampung Arab lama, Masjid An-Nawier & Langgar Tinggi
  12. Museum Nasional (Museum Gajah) — arca dan prasasti kunci sejarah Jawa
  13. Monumen Nasional (Monas) — ikon kemerdekaan dan diorama sejarah versi negara
  14. Masjid Istiqlal & Gereja Katedral — plus “Terowongan Silaturahmi”
  15. Gereja Immanuel — gereja klasik era Willem I
  16. Museum Kebangkitan Nasional (eks STOVIA) — kelahiran Boedi Oetomo
  17. Museum Sumpah Pemuda — Jalan Kramat Raya 106
  18. Museum Perumusan Naskah Proklamasi & Tugu Proklamasi
  19. Gedung Joang ’45 — markas pemuda menjelang kemerdekaan
  20. Monumen Pancasila Sakti, Lubang Buaya — memori resmi tragedi 1965
  21. Museum Taman Prasasti — pemakaman Belanda Kebon Jahe Kober
  22. Pulau Onrust, Cipir & Kelor — galangan VOC, karantina haji, benteng Martello
  23. Rumah Si Pitung & Masjid Al-Alam, Marunda — legenda jawara Betawi

Jawa Barat

  1. Situs Gunung Padang (Cianjur) — punden berundak megalitik terbesar Asia Tenggara
  2. Prasasti Ciaruteun (Bogor) — tapak kaki Purnawarman, Tarumanagara abad ke-5
  3. Prasasti Batutulis (Bogor) — jejak Pakuan Pajajaran
  4. Istana & Kebun Raya Bogor — istana kepresidenan dan kebun raya 1817
  5. Situs Percandian Batujaya (Karawang) — Candi Jiwa & Blandongan, candi tertua Jawa
  6. Rengasdengklok — monumen dan rumah Djiaw Kie Siong, penculikan Sukarno–Hatta
  7. Candi Cangkuang (Garut) — candi Hindu bersanding makam Islam di tengah situ
  8. Situs Karangkamulyan (Ciamis) — petilasan Ciung Wanara, Kerajaan Galuh
  9. Astana Gede Kawali (Ciamis) — prasasti Sunda kuno Kerajaan Kawali
  10. Keraton Kasepuhan (Cirebon) — keraton tertua Cirebon, kereta Singa Barong
  11. Keraton Kanoman (Cirebon) — tradisi panjang jimat masih hidup
  12. Keraton Kacirebonan — keraton terkecil, hidup di tengah kampung
  13. Gua Sunyaragi — taman air dan pertapaan karang keraton
  14. Masjid Agung Sang Cipta Rasa — masjid wali abad ke-15
  15. Astana Gunung Sembung — kompleks makam Sunan Gunung Jati, ziarah lintas etnis
  16. Gedung Perundingan Linggarjati (Kuningan) — diplomasi awal republik
  17. Taman Purbakala Cipari (Kuningan) — situs kubur batu prasejarah
  18. Gedung Sate (Bandung) — ikon arsitektur Indo-Eropa
  19. Gedung Merdeka & Museum KAA + Jalan Asia-Afrika — Konferensi 1955
  20. Jalan Braga — parisj van java yang bertahan
  21. Villa Isola — mahakarya art deco Wolff Schoemaker
  22. Observatorium Bosscha (Lembang) — observatorium tertua Indonesia
  23. Museum Geologi Bandung — koleksi fosil dan geologi Jawa
  24. Gua Belanda & Gua Jepang, Tahura Djuanda — terowongan dua penjajahan
  25. Penjara Banceuy — sel Bung Karno menulis pledoi
  26. Gedung Indonesia Menggugat — ruang sidang pledoi 1930
  27. Monumen Bandung Lautan Api — memori 1946
  28. Cadas Pangeran (Sumedang) — tebing legendaris perlawanan Pangeran Kornel terhadap Daendels
  29. Museum Prabu Geusan Ulun (Sumedang) — pusaka Kerajaan Sumedang Larang
  30. Situ Lengkong Panjalu (Ciamis) — nusa makam raja Panjalu, ziarah ramai
  31. Gedung BAT & kota lama Cirebon — jejak industri kolonial pesisir
  32. Masjid Agung Manonjaya (Tasikmalaya) — masjid agung kabupaten lama yang megah
  33. Makam Sunan Rahmat Suci, Godog (Garut) — ziarah Kian Santang

Jawa Tengah

  1. Candi Borobudur (Magelang) — mahakarya Buddha abad ke-9, UNESCO
  2. Candi Mendut — arca Buddha rupang agung, satu poros dengan Borobudur
  3. Candi Pawon — candi kecil penghubung poros ritual
  4. Candi Ngawen — stupa dan singa penjaga yang jarang dikunjungi
  5. Candi Selogriyo — candi lereng bukit di tengah terasering
  6. Candi Umbul — petirtaan air hangat kuno yang masih dipakai mandi warga
  7. Situs Liyangan (Temanggung) — “Pompeii Jawa,” desa Mataram Kuno terkubur letusan Sindoro
  8. Museum Misi Muntilan — jejak Romo van Lith dan Katolik Jawa
  9. Museum Diponegoro Magelang — ruang penangkapan Sang Pangeran 1830
  10. Kompleks Candi Sengi (Asu, Pendem, Lumbung) — candi kecil di lereng Merapi
  11. Candi Gedong Songo (Semarang) — sembilan candi berundak di lereng Ungaran
  12. Kompleks Candi Arjuna, Dieng — candi tertua Jawa di dataran tinggi
  13. Candi Bima, Dieng — kudu berkepala unik satu-satunya
  14. Museum Kailasa, Dieng — arkeologi peradaban Dieng
  15. Lawang Sewu (Semarang) — kantor NIS, ikon kolonial dan mitos
  16. Kota Lama Semarang & Gereja Blenduk — “Little Netherlands” yang direvitalisasi
  17. Kelenteng Sam Poo Kong — jejak Laksamana Cheng Ho
  18. Masjid Agung Demak — saka tatal Wali Songo, kiblat arsitektur masjid Jawa
  19. Kadilangu — makam Sunan Kalijaga, pusat ziarah
  20. Menara & Masjid Kudus — akulturasi Hindu-Islam paling ikonik
  21. Makam Sunan Muria, Colo — ziarah gunung dengan ratusan ojek
  22. Masjid Mantingan & Makam Ratu Kalinyamat (Jepara) — relief ukir legendaris
  23. Benteng Portugis (Jepara) — benteng 1632 menghadap Pulau Mandalika
  24. Museum RA Kartini Jepara — rumah kelahiran gagasan emansipasi
  25. Makam RA Kartini, Bulu (Rembang) — akhir perjalanan Kartini
  26. Lasem — “Tiongkok Kecil”: Kelenteng Cu An Kiong, Rumah Merah, Masjid Jami’, jejak candu
  27. Pintu Gerbang Majapahit (Pati) — misteri gapura kuno di pantura
  28. Museum Kereta Api Ambarawa — kereta uap bergerigi masih jalan
  29. Benteng Fort Willem I (Ambarawa) — benteng raksasa yang separuh jadi penjara
  30. Monumen Palagan Ambarawa — pertempuran Desember 1945
  31. Prasasti Plumpungan (Salatiga) — piagam 654 M, hari lahir kota
  32. Keraton Kasunanan Surakarta — istana Pakubuwana dan konflik suksesinya hari ini
  33. Pura Mangkunegaran — kadipaten dengan pengelolaan budaya paling hidup
  34. Benteng Vastenburg — benteng VOC di jantung Solo
  35. Loji Gandrung — rumah dinas bergaya indis
  36. Museum Radya Pustaka — museum tertua Indonesia (1890)
  37. Museum Keris Nusantara — pusaka sebagai warisan dunia
  38. De Tjolomadoe — bekas pabrik gula Mangkunegaran jadi ruang publik
  39. PG Gondang Winangoen & Museum Gula (Klaten) — lanskap industri gula kolonial
  40. Situs Sangiran (Sragen) — situs manusia purba UNESCO, klaster Krikilan–Bukuran–Dayu
  41. Candi Sukuh (Karanganyar) — candi “piramida” erotik-esoterik lereng Lawu
  42. Candi Cetho — candi Hindu akhir Majapahit yang masih dipakai beribadah
  43. Astana Giribangun — makam Soeharto, ziarah Orde Baru yang tak surut
  44. Candi Sewu (Klaten) — kompleks Buddha terbesar kedua setelah Borobudur
  45. Candi Plaosan — candi kembar kisah cinta beda agama Rakai Pikatan
  46. Candi Sojiwan — relief fabel Jataka di kaki candi
  47. Bedug Pendowo, Masjid Agung Purworejo — bedug raksasa dari satu batang jati
  48. Museum BRI (Purwokerto) — kelahiran bank rakyat oleh Raden Aria Wirjaatmadja
  49. Kota Lama Banyumas — bekas ibu kota karesidenan yang tertidur
  50. Benteng Van der Wijck (Gombong) — benteng segi delapan bata merah
  51. Roemah Martha Tilaar (Gombong) — rumah saudagar peranakan yang dipugar
  52. Benteng Pendem (Cilacap) — benteng pesisir menghadap Nusakambangan
  53. Museum Batik Pekalongan — kota batik UNESCO creative city
  54. Masjid Saka Tunggal Cikakak (Banyumas) — masjid satu tiang 1288, dijaga komunitas kera
  55. Api Abadi Mrapen (Grobogan) — api alam legenda Sunan Kalijaga, sumber obor nasional
  56. Museum Purbakala Semedo (Tegal) — temuan fosil purba baru pantura
  57. Candi Merak (Klaten) — candi Hindu kecil yang selamat dari penjarahan
  58. Masjid Agung Surakarta — masjid gedhe kasunanan, jantung Sekaten

DI Yogyakarta

  1. Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat — pusat kebudayaan Jawa yang hidup
  2. Taman Sari — pemandian dan “masjid bawah tanah” Sumur Gumuling
  3. Pura Pakualaman — kadipaten kecil penjaga sastra
  4. Sumbu Filosofi Yogyakarta (Panggung Krapyak–Kraton–Tugu) — warisan dunia UNESCO 2023
  5. Benteng Vredeburg — museum perjuangan di titik nol
  6. Gedung Agung — istana kepresidenan masa ibu kota Yogyakarta
  7. Kotagede — makam Panembahan Senopati, Masjid Gedhe Mataram, lorong kampung saudagar
  8. Situs Warungboto — pesanggrahan air Hamengkubuwana II
  9. Makam Raja-raja Imogiri — tangga seribu ke pusara para sultan
  10. Gua Selarong (Bantul) — markas gerilya Pangeran Diponegoro
  11. Pesanggrahan Ambarketawang (Gamping) — istana sementara HB I
  12. Candi Prambanan — kompleks Hindu terbesar Indonesia (perbatasan Sleman–Klaten)
  13. Situs Ratu Boko — kraton bukit dengan gerbang senja ikonik
  14. Candi Ijo — candi tertinggi Yogyakarta
  15. Candi Banyunibo — candi Buddha sendirian di tengah sawah
  16. Candi Barong — candi Sri di punggung bukit
  17. Candi Sambisari — candi yang terkubur lahar, digali utuh
  18. Candi Kalasan — candi Buddha tertua Yogyakarta, ukiran vajralepa
  19. Candi Sari — “asrama biksu” dua lantai
  20. Candi Gebang — candi mungil temuan 1936
  21. Candi Kedulan — kembaran Sambisari yang lebih sunyi
  22. Masjid Pathok Negara Plosokuning — jaringan masjid penjaga batas keraton
  23. Museum Sonobudoyo — koleksi Jawa klasik dan wayang malam hari
  24. Museum Ullen Sentalu (Kaliurang) — narasi perempuan Mataram
  25. Monumen Jogja Kembali — memori Serangan Umum 1 Maret

Jawa Timur

  1. Museum Majapahit & kawasan Trowulan (Mojokerto) — ibu kota imperium Nusantara
  2. Candi Tikus — petirtaan kerajaan yang ditemukan dari sarang tikus
  3. Gapura Bajang Ratu — paduraksa terindah Majapahit
  4. Gapura Wringin Lawang — candi bentar gerbang kota
  5. Candi Brahu — candi bata merah raksasa pra-Majapahit
  6. Kolam Segaran — waduk raksasa jamuan diplomatik Majapahit
  7. Makam Troloyo — ziarah Islam di jantung Majapahit, bukti koeksistensi
  8. Pendopo Agung Trowulan — petilasan Sumpah Palapa
  9. Candi Singosari & Arca Dwarapala (Malang) — raksasa penjaga terbesar
  10. Candi Jago — relief Kunjarakarna dan Tantri
  11. Candi Kidal — candi pendharmaan Anusapati, Garudeya
  12. Candi Badut — candi tertua Jawa Timur (760 M)
  13. Stupa Sumberawan — stupa tanpa relief di kaki Arjuno
  14. Kayutangan Heritage (Malang) — koridor kolonial yang dihidupkan kembali
  15. Candi Penataran (Blitar) — kompleks candi terbesar Jawa Timur
  16. Makam Bung Karno (Blitar) — ziarah nasionalis terbesar
  17. Istana Gebang — rumah masa remaja Sukarno
  18. Monumen PETA Blitar — pemberontakan Supriyadi 1945
  19. Gua Selomangleng (Kediri) — gua pertapaan Dewi Kilisuci
  20. Situs Setono Gedong — masjid dan makam di atas reruntuhan candi
  21. Candi Surowono — relief candi era Majapahit + terowongan air desa
  22. Candi Tegowangi — candi pendharmaan dengan relief Sudamala
  23. Gereja Puhsarang (Kediri) — gereja inkulturasi Jawa karya Maclaine Pont
  24. Petilasan Sri Aji Joyoboyo, Pamenang — sumber “ramalan Jayabaya”
  25. Candi Gayatri, Boyolangu (Tulungagung) — pendharmaan Rajapatni Gayatri
  26. Makam Gus Dur & Pesantren Tebuireng (Jombang) — ziarah jutaan orang per tahun
  27. Candi Rimbi (Jombang) — candi Tribhuwana Tunggadewi
  28. Tugu Pahlawan & Museum 10 Nopember (Surabaya) — epicentrum pertempuran 1945
  29. Hotel Majapahit — peristiwa perobekan bendera
  30. Jembatan Merah & Gedung Internatio — garis depan pertempuran Surabaya
  31. House of Sampoerna — sejarah kretek dan buruh linting
  32. Kampung Peneleh — rumah HOS Tjokroaminoto, rumah kelahiran Bung Karno, makam Belanda Peneleh
  33. Masjid Sunan Ampel — wali tertua Surabaya
  34. Monumen Kapal Selam — KRI Pasopati di tengah kota
  35. Gedung De Javasche Bank Surabaya — museum bank kolonial
  36. Candi Jawi (Pasuruan) — candi syiwa-buddha Kertanegara
  37. Candi Belahan (“Sumber Tetek”) — petirtaan Airlangga
  38. Candi Gunung Gangsir — candi bata dengan relief terakota
  39. Kota lama & pelabuhan Pasuruan — kejayaan gula abad ke-19
  40. Kampung Kemasan (Gresik) — deret rumah saudagar peranakan
  41. Makam Maulana Malik Ibrahim — wali perintis, nisan Gujarat
  42. Makam Sunan Giri & Giri Kedaton — “kerajaan” pesantren pertama
  43. Makam Siti Fatimah binti Maimun, Leran — nisan Islam tertua Asia Tenggara (1082)
  44. Makam Sunan Drajat (Lamongan) — museum filosofi “catur piwulang”
  45. Makam Sunan Bonang (Tuban) — ziarah pesisir yang tak pernah sepi
  46. Kelenteng Kwan Sing Bio (Tuban) — kelenteng kepiting raksasa menghadap laut
  47. Museum Trinil (Ngawi) — situs temuan Pithecanthropus erectus Eugene Dubois
  48. Benteng Van den Bosch / Benteng Pendem (Ngawi) — benteng pertemuan Bengawan
  49. Monumen Kresek (Madiun) — memori Peristiwa Madiun 1948
  50. Masjid Tegalsari (Ponorogo) — pesantren tua tempat Ronggowarsito belajar
  51. Monumen Jenderal Sudirman, Pakis Baru (Pacitan) — titik rute gerilya 1949
  52. Song Terus & museum prasejarah (Pacitan) — gua hunian 300 ribu tahun
  53. Situs Biting (Lumajang) — benteng kotaraja Lamajang
  54. Situs megalitik Bondowoso — sarkofagus dan batu kenong bertebaran di desa-desa
  55. Pelabuhan Panarukan (Situbondo) — titik akhir Jalan Raya Pos Daendels
  56. Gedung Inggrisan (Banyuwangi) — bekas kantor telegraf Inggris
  57. Kelenteng Hoo Tong Bio (Banyuwangi) — pusat Konghucu Blambangan
  58. Kawasan lumpur Lapindo (Sidoarjo) — tragedi industri 2006, patung-patung korban
  59. Candi Pari (Sidoarjo) — candi bata di tengah kampung

Madura

  1. Jembatan Suramadu — ikon penghubung dan pengubah Madura
  2. Keraton & Museum Sumenep — keraton bergaya campuran Jawa-Tionghoa-Eropa
  3. Masjid Jamik Sumenep — gerbang kuning ikonik rancangan arsitek Tionghoa
  4. Asta Tinggi — kompleks makam raja-raja Sumenep
  5. Makam Syaikhona Kholil (Bangkalan) — guru para pendiri NU, ziarah masif
  6. Kompleks Makam Aermata Ibu (Arosbaya) — ukiran cungkup paling halus di Madura
  7. Mercusuar Sembilangan (Bangkalan) — menara besi 1879
  8. Kota tua & Pelabuhan Kalianget — kota industri garam pertama Hindia Belanda
  9. Benteng Kalimo’ok (Sumenep) — benteng VOC yang terlupakan
  10. Pesarean Batu Ampar (Pamekasan) — ziarah para buju’ (wali lokal Madura)
  11. Situs Kerapan & rumah tanean lanjhang tua — arsitektur permukiman khas Madura

Discover more from bolakayu.id

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading