200+ Titik Sejarah Pulau Jawa

Banten
- Kawasan Banten Lama (Serang) — bekas ibu kota Kesultanan Banten abad ke-16
- Masjid Agung Banten — menara rancangan arsitek Tionghoa, atap tumpang lima
- Keraton Surosowan — reruntuhan istana yang dihancurkan Daendels
- Keraton Kaibon — istana ibunda sultan, gerbang bersayap khas
- Benteng Speelwijk & Vihara Avalokitesvara — benteng VOC bersebelahan kelenteng tua
- Danau Tasikardi — waduk buatan kesultanan dengan pulau di tengah
- Situs Banten Girang — pemukiman pra-Islam Banten
- Pelabuhan Karangantu — pelabuhan internasional abad ke-16 yang kini pelabuhan nelayan
- Mercusuar Cikoneng, Anyer — titik nol Jalan Raya Pos Anyer–Panarukan (Daendels)
- Masjid Caringin (Pandeglang) — masjid tua pesisir peninggalan ulama Banten
DKI Jakarta
- Kota Tua & Museum Fatahillah — balai kota Batavia, alun-alun eksekusi
- Museum Bank Indonesia & Museum Bank Mandiri — sejarah finansial kolonial
- Toko Merah — rumah saudagar VOC abad ke-18
- Jembatan Kota Intan — jembatan gantung Belanda tersisa
- Pelabuhan Sunda Kelapa — kapal pinisi masih bongkar muat sampai hari ini
- Museum Bahari & Menara Syahbandar — gudang rempah VOC
- Masjid Luar Batang — kampung dan makam Habib Husein, ziarah pesisir
- Gereja Sion — gereja tertua Jakarta (1695), jemaat awal kaum Mardijker
- Glodok & Vihara Dharma Bhakti — pecinan tertua, saksi tragedi 1740 dan 1998
- Candra Naya — rumah mayor Tionghoa terjepit di antara apartemen modern
- Pekojan — kampung Arab lama, Masjid An-Nawier & Langgar Tinggi
- Museum Nasional (Museum Gajah) — arca dan prasasti kunci sejarah Jawa
- Monumen Nasional (Monas) — ikon kemerdekaan dan diorama sejarah versi negara
- Masjid Istiqlal & Gereja Katedral — plus “Terowongan Silaturahmi”
- Gereja Immanuel — gereja klasik era Willem I
- Museum Kebangkitan Nasional (eks STOVIA) — kelahiran Boedi Oetomo
- Museum Sumpah Pemuda — Jalan Kramat Raya 106
- Museum Perumusan Naskah Proklamasi & Tugu Proklamasi
- Gedung Joang ’45 — markas pemuda menjelang kemerdekaan
- Monumen Pancasila Sakti, Lubang Buaya — memori resmi tragedi 1965
- Museum Taman Prasasti — pemakaman Belanda Kebon Jahe Kober
- Pulau Onrust, Cipir & Kelor — galangan VOC, karantina haji, benteng Martello
- Rumah Si Pitung & Masjid Al-Alam, Marunda — legenda jawara Betawi
Jawa Barat
- Situs Gunung Padang (Cianjur) — punden berundak megalitik terbesar Asia Tenggara
- Prasasti Ciaruteun (Bogor) — tapak kaki Purnawarman, Tarumanagara abad ke-5
- Prasasti Batutulis (Bogor) — jejak Pakuan Pajajaran
- Istana & Kebun Raya Bogor — istana kepresidenan dan kebun raya 1817
- Situs Percandian Batujaya (Karawang) — Candi Jiwa & Blandongan, candi tertua Jawa
- Rengasdengklok — monumen dan rumah Djiaw Kie Siong, penculikan Sukarno–Hatta
- Candi Cangkuang (Garut) — candi Hindu bersanding makam Islam di tengah situ
- Situs Karangkamulyan (Ciamis) — petilasan Ciung Wanara, Kerajaan Galuh
- Astana Gede Kawali (Ciamis) — prasasti Sunda kuno Kerajaan Kawali
- Keraton Kasepuhan (Cirebon) — keraton tertua Cirebon, kereta Singa Barong
- Keraton Kanoman (Cirebon) — tradisi panjang jimat masih hidup
- Keraton Kacirebonan — keraton terkecil, hidup di tengah kampung
- Gua Sunyaragi — taman air dan pertapaan karang keraton
- Masjid Agung Sang Cipta Rasa — masjid wali abad ke-15
- Astana Gunung Sembung — kompleks makam Sunan Gunung Jati, ziarah lintas etnis
- Gedung Perundingan Linggarjati (Kuningan) — diplomasi awal republik
- Taman Purbakala Cipari (Kuningan) — situs kubur batu prasejarah
- Gedung Sate (Bandung) — ikon arsitektur Indo-Eropa
- Gedung Merdeka & Museum KAA + Jalan Asia-Afrika — Konferensi 1955
- Jalan Braga — parisj van java yang bertahan
- Villa Isola — mahakarya art deco Wolff Schoemaker
- Observatorium Bosscha (Lembang) — observatorium tertua Indonesia
- Museum Geologi Bandung — koleksi fosil dan geologi Jawa
- Gua Belanda & Gua Jepang, Tahura Djuanda — terowongan dua penjajahan
- Penjara Banceuy — sel Bung Karno menulis pledoi
- Gedung Indonesia Menggugat — ruang sidang pledoi 1930
- Monumen Bandung Lautan Api — memori 1946
- Cadas Pangeran (Sumedang) — tebing legendaris perlawanan Pangeran Kornel terhadap Daendels
- Museum Prabu Geusan Ulun (Sumedang) — pusaka Kerajaan Sumedang Larang
- Situ Lengkong Panjalu (Ciamis) — nusa makam raja Panjalu, ziarah ramai
- Gedung BAT & kota lama Cirebon — jejak industri kolonial pesisir
- Masjid Agung Manonjaya (Tasikmalaya) — masjid agung kabupaten lama yang megah
- Makam Sunan Rahmat Suci, Godog (Garut) — ziarah Kian Santang
Jawa Tengah
- Candi Borobudur (Magelang) — mahakarya Buddha abad ke-9, UNESCO
- Candi Mendut — arca Buddha rupang agung, satu poros dengan Borobudur
- Candi Pawon — candi kecil penghubung poros ritual
- Candi Ngawen — stupa dan singa penjaga yang jarang dikunjungi
- Candi Selogriyo — candi lereng bukit di tengah terasering
- Candi Umbul — petirtaan air hangat kuno yang masih dipakai mandi warga
- Situs Liyangan (Temanggung) — “Pompeii Jawa,” desa Mataram Kuno terkubur letusan Sindoro
- Museum Misi Muntilan — jejak Romo van Lith dan Katolik Jawa
- Museum Diponegoro Magelang — ruang penangkapan Sang Pangeran 1830
- Kompleks Candi Sengi (Asu, Pendem, Lumbung) — candi kecil di lereng Merapi
- Candi Gedong Songo (Semarang) — sembilan candi berundak di lereng Ungaran
- Kompleks Candi Arjuna, Dieng — candi tertua Jawa di dataran tinggi
- Candi Bima, Dieng — kudu berkepala unik satu-satunya
- Museum Kailasa, Dieng — arkeologi peradaban Dieng
- Lawang Sewu (Semarang) — kantor NIS, ikon kolonial dan mitos
- Kota Lama Semarang & Gereja Blenduk — “Little Netherlands” yang direvitalisasi
- Kelenteng Sam Poo Kong — jejak Laksamana Cheng Ho
- Masjid Agung Demak — saka tatal Wali Songo, kiblat arsitektur masjid Jawa
- Kadilangu — makam Sunan Kalijaga, pusat ziarah
- Menara & Masjid Kudus — akulturasi Hindu-Islam paling ikonik
- Makam Sunan Muria, Colo — ziarah gunung dengan ratusan ojek
- Masjid Mantingan & Makam Ratu Kalinyamat (Jepara) — relief ukir legendaris
- Benteng Portugis (Jepara) — benteng 1632 menghadap Pulau Mandalika
- Museum RA Kartini Jepara — rumah kelahiran gagasan emansipasi
- Makam RA Kartini, Bulu (Rembang) — akhir perjalanan Kartini
- Lasem — “Tiongkok Kecil”: Kelenteng Cu An Kiong, Rumah Merah, Masjid Jami’, jejak candu
- Pintu Gerbang Majapahit (Pati) — misteri gapura kuno di pantura
- Museum Kereta Api Ambarawa — kereta uap bergerigi masih jalan
- Benteng Fort Willem I (Ambarawa) — benteng raksasa yang separuh jadi penjara
- Monumen Palagan Ambarawa — pertempuran Desember 1945
- Prasasti Plumpungan (Salatiga) — piagam 654 M, hari lahir kota
- Keraton Kasunanan Surakarta — istana Pakubuwana dan konflik suksesinya hari ini
- Pura Mangkunegaran — kadipaten dengan pengelolaan budaya paling hidup
- Benteng Vastenburg — benteng VOC di jantung Solo
- Loji Gandrung — rumah dinas bergaya indis
- Museum Radya Pustaka — museum tertua Indonesia (1890)
- Museum Keris Nusantara — pusaka sebagai warisan dunia
- De Tjolomadoe — bekas pabrik gula Mangkunegaran jadi ruang publik
- PG Gondang Winangoen & Museum Gula (Klaten) — lanskap industri gula kolonial
- Situs Sangiran (Sragen) — situs manusia purba UNESCO, klaster Krikilan–Bukuran–Dayu
- Candi Sukuh (Karanganyar) — candi “piramida” erotik-esoterik lereng Lawu
- Candi Cetho — candi Hindu akhir Majapahit yang masih dipakai beribadah
- Astana Giribangun — makam Soeharto, ziarah Orde Baru yang tak surut
- Candi Sewu (Klaten) — kompleks Buddha terbesar kedua setelah Borobudur
- Candi Plaosan — candi kembar kisah cinta beda agama Rakai Pikatan
- Candi Sojiwan — relief fabel Jataka di kaki candi
- Bedug Pendowo, Masjid Agung Purworejo — bedug raksasa dari satu batang jati
- Museum BRI (Purwokerto) — kelahiran bank rakyat oleh Raden Aria Wirjaatmadja
- Kota Lama Banyumas — bekas ibu kota karesidenan yang tertidur
- Benteng Van der Wijck (Gombong) — benteng segi delapan bata merah
- Roemah Martha Tilaar (Gombong) — rumah saudagar peranakan yang dipugar
- Benteng Pendem (Cilacap) — benteng pesisir menghadap Nusakambangan
- Museum Batik Pekalongan — kota batik UNESCO creative city
- Masjid Saka Tunggal Cikakak (Banyumas) — masjid satu tiang 1288, dijaga komunitas kera
- Api Abadi Mrapen (Grobogan) — api alam legenda Sunan Kalijaga, sumber obor nasional
- Museum Purbakala Semedo (Tegal) — temuan fosil purba baru pantura
- Candi Merak (Klaten) — candi Hindu kecil yang selamat dari penjarahan
- Masjid Agung Surakarta — masjid gedhe kasunanan, jantung Sekaten
DI Yogyakarta
- Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat — pusat kebudayaan Jawa yang hidup
- Taman Sari — pemandian dan “masjid bawah tanah” Sumur Gumuling
- Pura Pakualaman — kadipaten kecil penjaga sastra
- Sumbu Filosofi Yogyakarta (Panggung Krapyak–Kraton–Tugu) — warisan dunia UNESCO 2023
- Benteng Vredeburg — museum perjuangan di titik nol
- Gedung Agung — istana kepresidenan masa ibu kota Yogyakarta
- Kotagede — makam Panembahan Senopati, Masjid Gedhe Mataram, lorong kampung saudagar
- Situs Warungboto — pesanggrahan air Hamengkubuwana II
- Makam Raja-raja Imogiri — tangga seribu ke pusara para sultan
- Gua Selarong (Bantul) — markas gerilya Pangeran Diponegoro
- Pesanggrahan Ambarketawang (Gamping) — istana sementara HB I
- Candi Prambanan — kompleks Hindu terbesar Indonesia (perbatasan Sleman–Klaten)
- Situs Ratu Boko — kraton bukit dengan gerbang senja ikonik
- Candi Ijo — candi tertinggi Yogyakarta
- Candi Banyunibo — candi Buddha sendirian di tengah sawah
- Candi Barong — candi Sri di punggung bukit
- Candi Sambisari — candi yang terkubur lahar, digali utuh
- Candi Kalasan — candi Buddha tertua Yogyakarta, ukiran vajralepa
- Candi Sari — “asrama biksu” dua lantai
- Candi Gebang — candi mungil temuan 1936
- Candi Kedulan — kembaran Sambisari yang lebih sunyi
- Masjid Pathok Negara Plosokuning — jaringan masjid penjaga batas keraton
- Museum Sonobudoyo — koleksi Jawa klasik dan wayang malam hari
- Museum Ullen Sentalu (Kaliurang) — narasi perempuan Mataram
- Monumen Jogja Kembali — memori Serangan Umum 1 Maret
Jawa Timur
- Museum Majapahit & kawasan Trowulan (Mojokerto) — ibu kota imperium Nusantara
- Candi Tikus — petirtaan kerajaan yang ditemukan dari sarang tikus
- Gapura Bajang Ratu — paduraksa terindah Majapahit
- Gapura Wringin Lawang — candi bentar gerbang kota
- Candi Brahu — candi bata merah raksasa pra-Majapahit
- Kolam Segaran — waduk raksasa jamuan diplomatik Majapahit
- Makam Troloyo — ziarah Islam di jantung Majapahit, bukti koeksistensi
- Pendopo Agung Trowulan — petilasan Sumpah Palapa
- Candi Singosari & Arca Dwarapala (Malang) — raksasa penjaga terbesar
- Candi Jago — relief Kunjarakarna dan Tantri
- Candi Kidal — candi pendharmaan Anusapati, Garudeya
- Candi Badut — candi tertua Jawa Timur (760 M)
- Stupa Sumberawan — stupa tanpa relief di kaki Arjuno
- Kayutangan Heritage (Malang) — koridor kolonial yang dihidupkan kembali
- Candi Penataran (Blitar) — kompleks candi terbesar Jawa Timur
- Makam Bung Karno (Blitar) — ziarah nasionalis terbesar
- Istana Gebang — rumah masa remaja Sukarno
- Monumen PETA Blitar — pemberontakan Supriyadi 1945
- Gua Selomangleng (Kediri) — gua pertapaan Dewi Kilisuci
- Situs Setono Gedong — masjid dan makam di atas reruntuhan candi
- Candi Surowono — relief candi era Majapahit + terowongan air desa
- Candi Tegowangi — candi pendharmaan dengan relief Sudamala
- Gereja Puhsarang (Kediri) — gereja inkulturasi Jawa karya Maclaine Pont
- Petilasan Sri Aji Joyoboyo, Pamenang — sumber “ramalan Jayabaya”
- Candi Gayatri, Boyolangu (Tulungagung) — pendharmaan Rajapatni Gayatri
- Makam Gus Dur & Pesantren Tebuireng (Jombang) — ziarah jutaan orang per tahun
- Candi Rimbi (Jombang) — candi Tribhuwana Tunggadewi
- Tugu Pahlawan & Museum 10 Nopember (Surabaya) — epicentrum pertempuran 1945
- Hotel Majapahit — peristiwa perobekan bendera
- Jembatan Merah & Gedung Internatio — garis depan pertempuran Surabaya
- House of Sampoerna — sejarah kretek dan buruh linting
- Kampung Peneleh — rumah HOS Tjokroaminoto, rumah kelahiran Bung Karno, makam Belanda Peneleh
- Masjid Sunan Ampel — wali tertua Surabaya
- Monumen Kapal Selam — KRI Pasopati di tengah kota
- Gedung De Javasche Bank Surabaya — museum bank kolonial
- Candi Jawi (Pasuruan) — candi syiwa-buddha Kertanegara
- Candi Belahan (“Sumber Tetek”) — petirtaan Airlangga
- Candi Gunung Gangsir — candi bata dengan relief terakota
- Kota lama & pelabuhan Pasuruan — kejayaan gula abad ke-19
- Kampung Kemasan (Gresik) — deret rumah saudagar peranakan
- Makam Maulana Malik Ibrahim — wali perintis, nisan Gujarat
- Makam Sunan Giri & Giri Kedaton — “kerajaan” pesantren pertama
- Makam Siti Fatimah binti Maimun, Leran — nisan Islam tertua Asia Tenggara (1082)
- Makam Sunan Drajat (Lamongan) — museum filosofi “catur piwulang”
- Makam Sunan Bonang (Tuban) — ziarah pesisir yang tak pernah sepi
- Kelenteng Kwan Sing Bio (Tuban) — kelenteng kepiting raksasa menghadap laut
- Museum Trinil (Ngawi) — situs temuan Pithecanthropus erectus Eugene Dubois
- Benteng Van den Bosch / Benteng Pendem (Ngawi) — benteng pertemuan Bengawan
- Monumen Kresek (Madiun) — memori Peristiwa Madiun 1948
- Masjid Tegalsari (Ponorogo) — pesantren tua tempat Ronggowarsito belajar
- Monumen Jenderal Sudirman, Pakis Baru (Pacitan) — titik rute gerilya 1949
- Song Terus & museum prasejarah (Pacitan) — gua hunian 300 ribu tahun
- Situs Biting (Lumajang) — benteng kotaraja Lamajang
- Situs megalitik Bondowoso — sarkofagus dan batu kenong bertebaran di desa-desa
- Pelabuhan Panarukan (Situbondo) — titik akhir Jalan Raya Pos Daendels
- Gedung Inggrisan (Banyuwangi) — bekas kantor telegraf Inggris
- Kelenteng Hoo Tong Bio (Banyuwangi) — pusat Konghucu Blambangan
- Kawasan lumpur Lapindo (Sidoarjo) — tragedi industri 2006, patung-patung korban
- Candi Pari (Sidoarjo) — candi bata di tengah kampung
Madura
- Jembatan Suramadu — ikon penghubung dan pengubah Madura
- Keraton & Museum Sumenep — keraton bergaya campuran Jawa-Tionghoa-Eropa
- Masjid Jamik Sumenep — gerbang kuning ikonik rancangan arsitek Tionghoa
- Asta Tinggi — kompleks makam raja-raja Sumenep
- Makam Syaikhona Kholil (Bangkalan) — guru para pendiri NU, ziarah masif
- Kompleks Makam Aermata Ibu (Arosbaya) — ukiran cungkup paling halus di Madura
- Mercusuar Sembilangan (Bangkalan) — menara besi 1879
- Kota tua & Pelabuhan Kalianget — kota industri garam pertama Hindia Belanda
- Benteng Kalimo’ok (Sumenep) — benteng VOC yang terlupakan
- Pesarean Batu Ampar (Pamekasan) — ziarah para buju’ (wali lokal Madura)
- Situs Kerapan & rumah tanean lanjhang tua — arsitektur permukiman khas Madura
